Lama aku tak
bercumbu dengan sajak yang dulu pernah membuatku sungguh merasakan sesuatu yang
kini untuk membayangkan pun begitu sulit. Mencari-cari hal itu yang mampu
menenangkan batin tak pernah tersadari olehku mungkinkah sesosok yang ku cari ada pada dirimu. Semuanya masih
sama masih kelabu……….buram…………tapi seperti kata seseorang itu aku disini hanya
menjalani scenario Tuhan. Tak berucap pun Tuhan tau apa yang benar-benar aku
tunggu saat ini. Mungkin hanya sedikit saja tuk kembali mengecup senyumya bukan
dalam dirinya tapi mungkin dalam diri seseorang yang memang untukku. Harapan
atau kata cinta itu sendiri tak pernah ku tau dengan sungguh bagaimana bentuk
dan wujudnya. Mugkin jika hal ini kan slalu terulang hatiku kan benar-benar
beku menunggumu jangan jadikan hal itu, jika itu tak mungkin. Sadarkan aku
segera ‘tutup pintu batinku’ ‘butakan mataku’ ‘tulikan telingaku’ ‘lumpuhkan
kakiku’.
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking