Mengucur lelah lewat tinta-tinta
mencairkan emosi lewat coretan tinta
melucuti lelah lewat dialog batin antara si naluri dan si ego
Nafsuku untuk
pergi dan nafsu senja untuk selamanya mengayuh sampan disini mungkin sama
besarnya
Ingin membentuk biduk sepucuk pesan di sore hari untuk senja, tapi
guratan emas yang bersinar di pelupuk mata senja membuatku bungkam, lumpuh.
Si naluri dan si ego terus berdebat, tak jelas siapa yang menang yang ku
tahu sampan ini harus ku kayuh. Penuh tambalan disana-sini terjadi bocor
berkali-kali hampir aku tenggelam dan terjatuh tapi sinar senja yang terus
mengapungkanku dilautan maha luas ini.
Memejamkan mata mencari sepi , disini ku temui bahkan sepi itu masih seriuh
ini, suara-suara yang sering terabaikan jadi jelas terdengar tapi yang kucari
sepi bukan kesepian.
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking