Saterdag 30 Maart 2013

2010


Mengucur lelah lewat tinta-tinta
mencairkan emosi lewat coretan tinta
melucuti lelah lewat dialog batin antara si naluri dan si ego
Nafsuku untuk pergi dan nafsu senja untuk selamanya mengayuh sampan disini mungkin sama besarnya
Ingin membentuk biduk sepucuk pesan di sore hari untuk senja, tapi guratan emas yang bersinar di pelupuk mata senja membuatku bungkam, lumpuh.
Si naluri dan si ego terus berdebat, tak jelas siapa yang menang yang ku tahu sampan ini harus ku kayuh. Penuh tambalan disana-sini terjadi bocor berkali-kali hampir aku tenggelam dan terjatuh tapi sinar senja yang terus mengapungkanku dilautan maha luas ini.
Memejamkan mata mencari sepi , disini ku temui bahkan sepi itu masih seriuh ini, suara-suara yang sering terabaikan jadi jelas terdengar tapi yang kucari sepi bukan kesepian.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking